1

Delegasi Youth Congress of Agriculture berfoto bersama seusai seminar

Minggu (17/5), Himpunan Mahasiswa Agronomi dan Hortikultura menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Kemandirian Pangan Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015” di Auditorium Andi Hakim Nasution. Seminar ini merupakan salah satu bagian dari tiga rangkaian acara 1st Youth Congress of Agriculture, yang bekerja sama dengan FKK Himagri (Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia) dalam menjalin komunikasi serta mempersiapakan mahasiswa agronomi dari seluruh Indonesia untuk bersatu menjawab tantangan sektor pertanian Indonesia dalam MEA 2015. Selain mengundang beberapa delegasi dari Himpunan Mahasiswa Agronomi dari sejumlah universitas, seperti Universtitas Sumatera Utara, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Padjajaran, seminar ini juga dibuka untuk seluruh kalangan mahasiswa IPB dan umum.
Seminar yang mengusung konsep ABGCB (Academician, Bussiness, Government, Community, and Bank) ini, mengudang pembicara dari berbagai ahli di bidang pertanian. Keynote speaker, Ir. Suswono, MMA (Mentan 2009-2014), menyampaikan materi mengenai Indonesia dan kemandirian pangan. Kemudian dilanjutkan dengan talk show bersama Prof. Dr. Ir. Sobir, MS (Vice President of SABRAO) dari kalangan akademisi, Ir. Bunyan Ismail, Msc (Direktur Operasional Hikmah Farm) dari kalangan bisnis, Dr. Edi Santosa, SP, M.Si dari kalangan akademisi, Ir. E Herman Khaeron, M.Si (Wakil Ketua Komisi IV DPR RI) dari kalangan pemerintahan, dan Ir. Putu Rahwidhiyasa, MBA CIPM (Risk Management and Complience Director PT Bank Syariah Mandiri) dari bank, mengenai upaya mewujudkan kemandirian pangan ditengah arus liberalisasi MEA untuk menjaga stabilitas pangan, ekonomi, dan politik nasional.

 

2

Suasana peserta seminar saat mendengarkan materi dari pembicara

Pada key note speech, Ir. H. Suswono, MMA mengungkapkan lahan pertanian Indonesia semakin lama semakin berkurang dan banyak dikonversi menjadi lahan non pertanian. Persoalan mengenai berkurangnya lahan pertanian ini sebenarnya sudah diatur dalam UU tentang lahan berkelanjutan atau sering disebut lahan pertanian “abadi”. Namun pada kenyataannya, di Indonesia masih terdapat banyak lahan yang terlantar dengan kualitas lahan yang semakin rendah. Apalagi, di Indonesia, luas lahan yang cocok untuk pertanian hanya berjumlah 600 ha, sehingga diperlukan banyak dana untuk memperbaiki infrastruktur dan sarana yang rusak untuk menunjang pertanian dengan produksi tinggi.

Prof. Dr. Ir. Sobir, MS, dari kalangan akademisi, menyampaikan pula bahwa seharusnya penelitian yang dilakukan dosen maupun mahasiswa, seperti banyak penemuan yang dihasilkan berbagai universitas, dapat diterapkan dilapang kepada para petani, mengingat sudah banyaknya pengorbanan waktu, tenaga, dan biaya untuk penelitiaan. Dalam kaitan menghadapi MEA, Indonesia memiliki tantangan untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyat yang semakin bertambah dan meningkatkan mutu produk pertanian itu sendiri. Hal yang paling penting, yaitu perubahan mindset kearah Pertanian untuk Pembangunan bukan Pembangunan untuk Pertanian agar Indonesia dapat menjadi negara yang mampu menjawab tantangan MEA.

3

Pembicara Talk show sedang menjawab pertanyaan peserta seminar

Sebelum diselenggarakan seminar, 1st Youth Congress of Agriculture dibuka dengan kunjungan para delegasi dari ke-9 universitas undangan ke ADS (Agribusiness Development Station) dan leadership and organization training, pada Sabtu (16/5). Rangkaian acara kemudian ditutup dengan kongres mahasiswa pertanian yang hanya dihadiri oleh para delegasi. Kongres ini, mendiskusikan aksi nyata sebagai output dari menghadari seminar. Diantaranya dengan merencanakan kampanye kreatif secara serentak kepada masyarakat luas untuk lebih mencintai pertanian dan produk pertanian local pada September mendatang untuk memperingati hari tani.

4

Panitia berfoto bersama sebelum kunjungan ke ADS

 

Panitia Youth Congress of Agriculture

 

Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation