U-Night Phoenix

Tanggal 9 Desember 2017 lalu telah diselenggarakan acara Closing Ceremony (CC) yang dinanti-nanti oleh civitas Agronomi dan Hortikultura, khususnya angkatan 53. Closing Ceremony (CC) tahun ini bertemakan “Precious Night”. Karena angkatan 53 berharap malam itu akan menjadi malam yang berharga untuk menjadi sebuah cerita yang akan mereka kenang di masa depan. Konsep acara yang digunakan yaitu awarding night.

cc1

Sambutan diberikan oleh ketua pelaksana CC 52, ketua Himagron dan Bapak Ahmad Zamzami, S.P. M.Si. Acara selanjutnya yaitu pengukuhan angkatan 53 secara seremonial, dengan pertukaran bendera Himagron dan bendera Phoenix. Hal tersebut melambangkan diterimanya angkatan 53 sebagai anggota dari Himagron sekaligus mengakhiri acara formal. Selanjutnya, yaitu makan malam serta penampilan band dari teman-teman departemen.

Ketua pelaksana CC 53, M. Yusril Ramadhan, mengatakan bahwa menjadi ketua pelaksana bukanlah keinginannya sendiri, melainkan karena suatu hal yang mengharuskan ia menjadi ketua pelaksana. Awalnya, Yusril merasa masih harus menyesuaikan diri dengan yang lainnya. Ia merasa puas dengan acara Closing Ceremony 2018 karena dengan persiapan dalam waktu satu bulan, banyak hal yang muncul di luar ekspetasi, seperti dekorasi yang hasil akhirnya sangat bagus dan memuaskan. Hal berkesan lainnya adalah H-4 acara ruangan belum didapat. Selain itu, H-1 semua dosen mengonfirmasi batal hadir, namun satu jam sebelum acara akhirnya seorang dosen mengonfirmasi bahwa akan hadir ke acara.

cc4

Respon positif diterima oleh berbagai kalangan tamu undangan. Dosen Divisi Ilmu dan Teknologi Benih Ahmad Zamzami menyampaikan bahwa CC 53 berlangsung meriah. Hal itu terbukti dengan banyaknya mahasiswa yang hadir mulai dari angkatan 53 hingga 50. Suasana terasa bersemangat dengan mahasiswa yang bebas menunjukkan ekspresinya, tidak seperti saat berada di kelas. Selain itu, mahasiswa AGH terlihat kompak, khususnya AGH 53.

cc2

Rizqi Muhammad Husin (AGH 51) turut memberikan pendapatnya. Menurutnya, CC 53 semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Konsep acara yang cukup bagus, bergaya formal namun tidak kaku. Undangan pun disampaikan secara personal dan itu bagus menurutnya.

cc3

Rofi’uddin (AGH 50) menilai bahwa acara CC 53 cukup bagus, terstruktur dan rapi. Saudara Fi’ud cukup mengenal angkatan 53 karena berkesempatan menjadi asprak dasgron dan menurutnya, AGH 53 cukup solid. Angkatan 53 umumnya rajin-rajin dan prestasinya lebih baik. Hal itu terbukti dengan rata-rata nilai dasgron tertinggi dari angkatan-angkatan sebelumnya. Selain itu, kekompakannya sudah mulai terlihat.

Sama halnya dengan Arifah (AGH 53), Ia sangat menikmati acara CC 53. Ia menyebutkan bahwa tim-timnya kreatif, dramanya lucu dan sangat berkesan karena drama yang disajikan itu persis dengan apa yang dirasakan ketika PH dan LD sehingga sangat lucu. Selain itu, Arifah menikmati musik, dekor dan photobooth yang juga bagus.

Dengan adanya angkatan 53, harapan-harapan baru pun tumbuh. Pak Zamzami berharap angkatan 53 bisa merasa nyaman dalam perkuliahan maupun berorganisasi. Pasalnya, kehidupan kampus merupakan perjalanan hidup yang mempertemukan kita dengan banyak teman dan menciptakan banyak kenangan. Bukan justru merasa terpaksa dengan adanya perkuliahan karena bagaimanapun itu tetap harus dijalankan.

Kak Rizqi juga berharap angkatan 53 lebih luas lagi dalam memandang perkuliahan. Tidak hanya bergelut dalam bidang akademik, tapi juga berkarya dalam bidang non-akademik karena kemampuan tersebut akan sangat berguna di pasca kampus. Tips dari kak Rizqi, tidak mandi, kurang tidur itu boleh asalkan jangan kurang makan, karena mahasiswa AGH harus kuat.

Kak Fi’ud menginginkan angkatan 53 tetap kompak dan fokusnya tetap dijaga. Terwujudnya kekompakan 53 juga merupakan hasil dari bimbingan angkatan 52 dalam rangkaian pembinaan himagron. Jiwa-jiwa pemimpin pada angkatan 53 terlihat cukup besar sehingga harapannya muncul lebih banyak pemimpin-pemimpin muda dari angkatan 53. Arifah sendiri ingin AGH 53 bisa sesuai dengan filosofinya yaitu bermanfaat untuk orang lain dan diri sendiri.

Ketua Pelaksana CC 53 juga berharap keikutsertaan AGH 53 menjadi panitia pada CC ini bukan hanya karena ingin membantu saja, namun juga menjadi ajang untuk lebih akrab dan mengenal satu sama lain. Karena dengan berinteraksi saat kuliah tidak cukup untuk mengenal lebih, sehingga bila bekerja sama dalam suatu program akan mengetahui bagaimana sifat aslinya dan menjadi lebih akrab. (APS/SAS)

Tim Agrojournalist

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.